Di artikel ini kita akan membahas bagaimana cara membalik putaran motor 1 phase (fasa)? Seperti yang kita ketahui bahwa putaran motor listrik 1 phase terdiri dari dua yaitu:
- Putaran ke kiri
- Putaran ke kanan
Lantas bagaimanakah mengubah putaran yang awalnya ke kiri, kemudian diubah menjadi putaran ke kanan atau sebaliknya?
Terkadang banyak orang yang menganggap sama antara dinamo dan motor, padahal keduanya merupakan mesin yang berbeda. Namun bagi mereka yang mengatakan sama maka untuk menjawab pertanyaan bagaimana cara merubah putaran dinamo 1 phase atau bagaimana cara membalik putaran dinamo 1 phase mempunyai maksud yang sama dengan pertanyaan bagaimana cara membalik putaran motor 1 phase yang dibahas pada artikel ini.
Yang perlu anda ketahui bahwa dinamo adalah sebuah generator penghasil listrik yang membutuhkan penggerak seperti motor atau lainnya. Jadi jika anda sudah mengerti perbedaan antara dinamo dan motor maka kita akan melanjutkan bahasan bagaimana merubah putaran motor 1 fasa
Untuk menjelaskan bagaimana merubah putaran motor 1 phase, pertama kita harus tahu terlebih dahulu macam-macam motor 1 phase. Motor 1 phase terdiri dari 3 macam yaitu:
1. Motor Kapasitor
Motor kapasitor adalah motor satu fasa yang menggunakan kapasitor untuk membantu perputaran awal (start) motor tersebut. Umumnya motor kapasitor digunakan pada motor 1 phasa dengan skala kecil seperti pada rumah tangga yaitu motor pompa air, mesin cuci, Air Conditioner (AC) dan beberapa jenis kipas angin.
2. Motor Shaded Pole
Motor shaded pole adalah motor dengan rotor seperti sangkar tupai yang biasanya ditemui pada kipas angin dan blender. Motor ini memiliki kumparan stator yang dibagi menjadi 2 bagian yaitu kutub utama dengan kutub bayangan. Kutub bayangan diberi cincin tembaga yang melingkar yang mengakibatkan keterlambatan medan magnet pada bagian kutub bayangan (shaded pole).
Motor ini tidak memiliki kapasitor yang membantu putarannya, saklar sentrifugal ataupun alat bantu starting lainnya. Dikarenakan torsi pada saat start kecil. Maka motor shaded ini dapat digunakan di rumah tangga seperti pada kipas angin, blender, hair dryer serta motor dengan beban yang mudah untuk digerakkan
3. Motor Universal
Motor universal adalah motor yang bisa beroperasi dengan menggunakan sumber tegangan AC maupun DC yang memiliki kecepatan putar yang tinggi hingga di atas 3200 rpm. Motor universal digunakan di mesin jahit maupun motor untuk bor tangan. Konstruksi motor ini sederhana, handal serta mudah untuk dioperasikan, selain itu juga mempunyai konsumsi daya yang kecil, serta torsinya yang cukup besar.
Dari ketiga macam motor 1 phase ini kita akan membahas bagaimana cara membalik arah putaran motor 1 fasa (phase). Untuk merubah putaran motor 1 phase dapat dilakukan dengan cara merubah posisi kabel pada salah satu kumparan yang terdapat pada motor 1 phase, berikut gambarnya:
- Perhatikan pada gambar 1 di bawah, awalnya sebelum motor dirubah posisi kabel pada salah satu kumparannya motor berputar searah jarum jam / ke kanan. Kumparan utama U1 dihubungkan ke line dan U2 dihubungkan ke netral, kumparan bantu z1 dihubungkan ke line kapasitor dan z2 dihubungkan ke netral sumber tegangan.

Gambar 1. Motor berputar ke kanan
- Perhatikan gambar 2 ketika posisi kabel fasa dan netral pada kumparan utama dirubah / dibalik, maka motor berputar ke kiri. Perhatikan kemparan utama u1 dihubungkan ke netral dan u2 dihubungkan ke line, kumparan bantu z1 dihubungkan ke line kapasitor dan z2 dihubungkan ke netral sumber tegangan.

Gambar 2. motor berputar ke kiri
- Perhatikan gambar 3 ketika posisi kabel fasa dan netral pada kumparan bantu diubah / dibalik, maka motor berputar ke kiri. Perhatikan kemparan utama u1 dihubungkan ke netral dan u2 dihubungkan ke line, kumparan bantu z2 dihubungkan ke line kapasitor dan z1 dihubungkan ke netral sumber tegangan.

Gambar 3. motor berputar ke kiri
Agar lebih jelas bagaimana cara merubah putaran motor 1 phase, kita dapat mengimplementasikan secara langsung pada motor kapasitor 1 phase. Perhatikan terminal-terminal motor kapasitor 1 phase (L, N, u1, u2, z1, z2).
A. Berikut langkah-langkah memutar motor kapasitor ke kanan:
- Langkah pertama
Pada gambar 4, motor 1 phase di bawah terdapat 7 warna kabel berbeda (biru muda, kuning hijau, coklat, merah, orange, kuning, biru tua) seperti yang terlihat berikut.

- Langkah kedua
Dari kabel tersebut, tentukan mana L (line), N (netral), kuning hijau (ground) menempel pada body, kumparan utama (u1 dan u2) dan kumparan bantu (z1 dan z2). Kabel L dan N adalah kabel sumber yang dapat ditentukan dari sambungan kabel power yaitu kabel coklat (L) dan biru muda (N).
- Langkah ketiga
Tentukan kabel kumparan utama (u1 dan u2) dan kumparan bantu (z1 dan z2). Untuk mendapatkan kabel u1 dan u2 dapat dilakukan dengan menggunakan multimeter ohm. lakukan pengukuran pada ke empat kabel (biru muda, merah, orange, kuning).

Biasanya lilitan (kumparan) jika diukur dengan multimeter memiliki nilai tahanan yang kecil, karena kumparan merupakan kawat tembaga yang dililit menjadi banyak. Nilai tahanan yang kecil pada kumparan tidak seperti resistor yang mempunyai nilai tahanan yang besar karena sudah ditetapkan.
Oleh sebab itu maka kita dapat melakukan pengukuran dua kabel dengan ohm yang paling kecil adalah kumparan bantu (z1 dan z2) sedangkan 2 kabel dengan nilai ohm lebih besar dari kumparan bantu adalah kumparan utama (u1 dan u2), jika nilainya lebih besar dari keduanya maka kabel tersebut adalah (u1 dan z1) atau (u2 dan z2).
- Langkah ke empat
Pada multimeter, pilih pengukuran ohm pada saklar tukar multimeter. kemudian pastikan ketika prompt multimeter dihubungkan secara langsung bernilai 0 Ω.

Gambar setting multimeter ke ohm dan check prompt multimeter

Gambar pengukuran kabel merah dan orange R = 35,1 kΩ

Gambar pengukuran kabel merah kuning R=0,801 MΩ

Gambar pengukuran kabel merah biru tua R = 29,5 Ω

Gambar pengukuran kabel orange-kuning, R = 18,8 Ω
Dari hasil pengukuran didapatkan:
- Kabel kuning-orange, R = 18,8 Ω
- Kabel merah-biru tua, R = 29,5 Ω
- Kabel merah-orange, R = 35,1 kΩ
- Kabel orange-kuning R=0,801 MΩ
Dilihat dari hasil pengukuran kabel maka dapat disimpulkan bahwa kabel merah-biru tua adalah kabel kumparan utama (ohm lebih besar dari ohm kumparan bantu) dan kabel orange-kuning adalah kabel kumparan bantu (nilai ohm paling kecil).
Berikut hasil kesimpulan:
- Kumparan bantu —> Kabel kuning-orange, R = 18,8 Ω
- Kumparan utama —> Kabel merah-biru tua, R = 29,5 Ω
Sehingga didapatkan:
- U1 adalah kabel merah
- U2 adalah kabel biru tua
- Z1 adalah kabel orange
- Z2 adalah kabel kuning
Jadi sambungan kabel untuk motor putar ke kanan adalah sebagai berikut:

Dari gambar rangkaian, berarti:
- Kabel biru tua (u2) disambung dengan kabel kuning (z2) dan dengan kabel biru muda (N).
- Kabel merah (u1) disambung dengan kabel coklat dan kabel putih (kapasitor)
- Kabel orange (z1) disambung dengan kabel putih (kapasitor)

Setelah diuji dengan menyambungkan sumber tegangan, maka motor berputar searah jarum jam (ke kanan).
B. Untuk merubah arah putaran motor kapasitor ke kiri
Untuk putaran motor ke kiri maka rangkailah kumparan seperti gambar di bawah yang mana terminal u1 (merah), u2 (biru tua), z1 (orange), z2 (kuning) dan 2 kabel kapasitor (putih) :

Dari gambar rangkaian, berarti:
- Kabel merah (u1) disambung dengan kabel kuning (z2) dan dengan kabel biru muda (N).
- Kabel biru tua (u2) disambung dengan kabel coklat dan kabel putih (kapasitor)
- Kabel orange (z1) disambung dengan kabel putih (kapasitor)

Setelah diuji ternyata motor bergerak berlawanan jarum jam (ke kiri).
Sebagai catatan atau peringatan selama pengujian pastikan sambungan kabel tidak saling terhubung karena dapat menyebabkan konslet listrik. Untuk mencegah hal ini gunakan isolasi pada sambungan kabel.
Jika sudah pasti arah putaran motor sesuai dengan yang anda inginkan, anda bisa mengisolasi semua sambungan kabel dengan isolasi agar aman digunakan.
Demikianlah cara merubah arah putaran motor 1 phase. Anda bisa mencoba gerakan ke kiri lainnya dengan merubah posisi kabel pada kumparan bantu.